Senin, 01 Maret 2021

Mengintip Perbedaan Imunitas Anak Bawaan dan Adaptif

Kharazmi | Maret 01, 2021
Mengintip Perbedaan Imunitas Anak Bawaan dan Adaptif

Bagaimana anda memperlakukan anak saat imunitasnya lemah? Apakah anak yang mudah terkena penyakit adalah bawaan genetis dari orang tuanya ataukah akibat lingkungan sekitar? Anak harus memiliki imunitas yang kuat untuk tumbuh kembangnya. Untuk lebih memahami imunitasnya, simak penjelasan mengenai imunitas anak berikut.

Apa itu Imunitas Bawaan?

Sistem imun pada tubuh anak adalah sel-sel dan banyak struktur biologis yang bertanggung jawab atas imunitas. Imunitas adalah pertahanan tubuh yang melindungi pengaruh biologis dari luar dengan cara mengenali dan membunuh patogen. Sedangkan yang dimaksud dengan imunitas bawaan adalah kekebalan yang dimiliki oleh anak sejak saat dilahirkan.

Sistem imun bawaan pada anak ini merupakan bentuk pertahanan awal yang melibatkan penghalang terhadap paparan penyakit. Imunitas ini didapat oleh anak anda melalui kebalan tubuh yang anda turunkan kepadanya. Faktor genetika sangat berpengaruh dalam imunitas bawaan ini. Imunitas ini bersifat non spesifik dan tidak memiliki memori dalam tubuh anak.

Orang tua yang memiliki riwayat penyakit tertentu berpotensi memiliki imunitas yang lemah, selain anak yang dapat memiliki penyakit yang sama kemungkinan anak juga memiliki sistem imun yang lemah. Sebab mikroorganisme atau racun yang berhasil memasuki tubuh anak anda akan berhadapan dengan mekanisme sistem imun bawaan.

Sistem imun bawaan tidak memberikan perlindungan dan pertahanan yang lama terhadap serangan patogen, maka diperlukan bantuan oleh sistem imun adaptif. Anda dapat memberi anak anda suplemen Ms Glow Kids Vitamin herboost herbal booster untuk memperkuat sistem imunnya, karena sangat berguna untuk mencegah kerusakan pada pola molekuler akibat patogen yang muncul.

Respon bawaan yang terdapat pada sistem imun ini akan dijalankan ketika reseptor pengenal pola mengidentifikasi adanya mikroba dalam tubuh anak. Reseptor ini bertugas untuk mengenali komponen yang disebut molekuler terkait patogen. Misalnya anak anda terjangkit virus influenza, maka imunitas bawaan ini akan merespon tubuhnya dengan demam.

Imunitas Adaptif Pada Anak

Jenis imunitas adaptif ini memiliki keunikan karena dapat berevolusi pada manusia dan membuat adanya respons imun yang lebih kuat serta terbentuknya memori imunologi. Memori imunologi terjadi ketika setiap pathogen diingat oleh pengenal antigen dalam tubuh anak. Imunitas ini dapat ditingkatkan dengan konsumsi Ms Glow Kids Vitamin herboost herbal booster untuk anak anda.

Imunitas adaptif berkembang karena telah diaktifkan oleh sistem imun bawaan, imunitas adaptif ini memerlukan waktu untuk dapat mengarahkan respons pertahanan tubuh yang lebih kuat dan lebih spesifik. Imunitas ini membentuk memori imunologis setelah respon awal terhadap patogen, juga membuat perlindungan yang ditingkatkan pada patogen lain.

Sifat imunitas ini adalah spesifik terhadap antigen tertentu dan membutuhkan antigen non-self tertentu, ini berlaku hanya selama proses yang disebut presentasi antigen saja. Produksi respons yang disesuaikan pada patogen atau yang terinfeksi pathogen terjadi dengan adanya spesifisitas antigen. Kemampuan seperti ini dapat dipelihara oleh tubuh dalam memori.

Imunitas adaptif pada anak sangat dipengaruhi oleh gaya hidup anak yang anda biasakan. Selain itu, kondisi tempat tinggal rumah anda juga dapat menentukan kuat atau lemahnya imunitas si kecil. Kekebalan imunitas anak ini melibatkan limfosit, juga dapat berkembang pada orang yang diimunisasi saat bayi atau melalui vaksinasi pada masa pertumbuhan anak.

Demikian perbedaan penting yang harus anda ketahui mengenai imunitas pada anak yang menjaga tubuhnya dari penyakit. Anak yang sehat dan tidak rawan terkena penyakit tentu menjadikannya bebas untuk bermain. Imunitas yang kuat juga tidak akan mengganggu aktivitas anak untuk belajar dengan baik. Perhatikan imunitas si kecil untuk tetap sehat.