Senin, 15 Juli 2019

5 Kebiasaan Buruk yang Sering Kita Lakukan

Kharazmi | Juli 15, 2019
5 Kebiasaan Buruk yang Sering Kita Lakukan

Sebagai seorang manusia hendaknya kita menjalani kehidupan yang sesuai dengan aturan untuk tetap menjaga kesehatan.

Banyak kebiasaan yang kita lakukan berpengaruh terhadap kesehatan kita. Tentu kebiasaan menyehatkan seperti berjalan kaki, mencuci tangan, atau banyak minum air sebaiknya kita pertahankan.

Namun ada kebiasaan-kebiasaan yang ternyata berpengaruh buruk pada tubuh kita, padahal secara tak sadar sering kita lakukan. Apa saja kebiasaan itu? Berikut 5 di antaranya:

1. Menahan buang air kecil

Ketika kamu ingin buang air kecil, lakukanlah! Menahannya terlalu lama tidak baik untuk kesehatanmu. “Air seni seperti sungai” kata Grant Fowler, seorang staf kesehatan dari Texas Medical Center.

“Jika kamu menahannya, alirannya akan terhenti dan memberikan kesempatan bakteri untuk tumbuh di kantung kemih atau bahkan ke ginjalmu. Menjaga alirannya menurunkan resiko infeksi,” tambahnya.

Menurut Ansari, direktur medis di Montefiore Medical Group, resiko infeksi kantung kemih, ginjal, atau bahkan prostat semakin besar jika kamu mempunyai kondisi pembuangan yang tidak baik atau sedang hamil.

Beberapa penelitian lain menunjukkan bahwa menahan pipis terlalu lama dapat merenggangkan kantung kemih, atau yang biasa disebut dengan infrequent voiders syndrome.

2. Menggigit kuku

Salah satu kebiasan yang cukup sering dilakukan orang saat gugup adalah menggigit kuku.

“Menggigit kuku dapat memberikan dampak pada kuku dan infeksi pada sekitar kulit, yang biasanya disebut dengan paronychia,” kata Dr. Ansari.

“Selain itu, menggigit kuku dapat menyebabkan masuknya kuman ke dalam tubuh. Hal itu akan berakibat penyakit pada pernafasan bagian atas dan infeksi lainnya,” tambahnya.

Tidak hanya itu, Dr Fowler mengatakan bahwa menggigit kuku juga akan memberikan dampak bagi gigi, bahkan bisa membuatnya retak.

3. Menatap komputer sepanjang hari

Menurut American Optometric Association, rata-rata pekerja di Amerika menghabiskan tujuh jam menatap layar komputer. Hal itu dapat menyebabkan sindrom penglihatan komputer (computer vision syndrome).

“Menatap layar komputer dalam waktu yang lama dapat menyebabkan masalah penglihatan, seperti ketegangan mata dan bahkan kerusakan retina,” kata Dr. Ansari.

Penelitian yang dilakukan National Eye Institute menunjukkan bahwa rabun jauh di Amerika pada usia 12 sampai 54 tahun mengalami kenaikan dari 25% menjadi 42% dari tahun 1971. Kemungkinannya karena lebih banyak waktu yang dihabiskan orang dengan menatap layar.

Ansari menyarankan menggunakan aturan 20-20-20: Setiap 20 menit menatap layar, lakukan 20 detik istirahat, dengan beranjak setidaknya 20 langkah.

“Hal itu akan mengurangi ketegangan pada matamu dan juga meningkatkan kedipan, yang dapat menenangkan mata yang kering dan iritasi," ujarnya.

4. Membungkuk

Baik duduk ataupun berdiri, posisi tubuh membungkuk memberikan dapak negatif bagi kesehatanmu.

“Jika kamu mencondongkan tubuh, kepalamu akan sangat berat dibandingkan dengan bagian tubuh lainnnya, dan itu akan membebani otot-otot terutama di leher,” kata Dr. Fowler.

Membungkuk saat berdiri memberikan dampak buruk untuk punggungmu. “Itu dapat meningkatkan resiko pecahnya cakram atau herinasi, yang mengakibatkan rasa sakit dan saraf terjepit,” tambahnya.

Duduk membungkuk juga dapat menyebabkan masalah yang tidak terduga. “Postur yang buruk saat duduk dapat menyebabkan ketidaknyamanan bagi perut dan masalah pencernaan, termasuk sembelit,” kata Dr. Ansari.

Hal itu terjadi karena usus menjadi padat, dan terhambat saat mendorong makanan. Menurut Dr Ansari, membungkuk juga dapat mengurangi jumlah udara yang dibawa ke paru-paru.

5. Jadwal tidur yang tidak menentu

Mendapatkan tidur yang baik dan konsisten sangat penting untuk fungsi tubuh secara keseluruhan.

“Muncul masalah bagi mereka yang mempunyai jadwal tidur tidak menentu,” kata Dr. South-Paul.

Perilaku seperti menonton TV, mengonsumsi alkohol dan kafein, dan berolahraga terlalu keras satu jam sebelum tidur dapat mengganggu pola tidurmu.

Selain itu, jika kamu sering menyalakan alarm, kamu sebenarnya mengurangi tidur yang nyenyak. Tidak hanya itu, jika kamu merasa tidak siap untuk bangun, itu bisa berarti kamu tidak cukup tidur.